2 Cara Bagaimana Proses Pembuatan Garam Produksi

Tahukah kamu bagaimana proses pembuatan garam?

Seperti yang kita semua tahu, garam merupakan komoditas yang sangat penting bagi masyarakat kita, bayangkan saja jika tidak ada garam banyak makanan yang akan terasa hambar atau anyep begitu kata orang Jawa. Garam sendiri tidak hanya sekedar bisa dijadikan untuk salah satu pelengkap makanan, namun garam juga bisa digunakan untuk bahan industri, seperti industri peternakan, penyamakan kulit dan pengeboran minyak lepas pantai dsb.

Garam Krosok Atau Garam Kasar

Proses pembuatan garam yang di produksi secara tradisional terbagi menjadi dua jenis atau metode produksi. Yaitu dengan metode penguapan sinar matahari seperti di tambak – tambak garam dan satu cara lagi menggunakan teknik perebusan (garam rebus).

 

Proses Pembuatan Garam di Tambak Garam

proses pembuatan garam tambak

Untuk proses pembuatan garam dengan penguapan sinar matahari biasanya dilakukan oleh para petani garam. Dimana kebanyakan petani di pesisir pantai membuat garam menggunakan metode penguapan dalam tiap-tiap petakan tambak garam. Untuk mendapatkan hasil garam yang baik dengan kristal yang besar, petani garam biasanya secara langsung menguapkan air laut yang dialirkan ke tiap petakan-petakan tambak garam untuk menghasilkan kadar baume (massa jenis cairan / kepekatan / kekentalan) yang tinggi sekitar 20 – 25 Be (untuk pengukuran menggunakan Baumemeter) tapi biasanya untuk petani tradisional mereka menggunakan insting atau kebiasaan yang sudah bertahun-tahun di lakukan. Saat ini masih sangat jarang sekali Petani tradisional menggunakan alat baume meter.

Setelah mengalirkan air pada tiap petakan untuk menghasilkan kadar baume yang diinginkan dengan teknik penguapan sinar matahari, setelah itu air laut dimasukan ke petakan khusus untuk meja garam lalu diuapkan dengan sinar matahari selama 7 hari lalu dengan sendirinya air tersebut akan berkurang dan menjadi kristal-kristal garam. 

 

Proses Pembuatan Garam dengan Metode Perebusan

proses pembuatan garam oven

Beda halnya dengan proses pembuatan garam dengan sinar matahari, untuk tahapan proses pembuatan garam dengan metode perebusan biasanya pertama kali yang dilakukan adalah dengan menggunakan garam yang masih kasar dan sudah jadi lalu dilarutkan dengan air, setelah air sudah tercampur dan garam sudah larut dengan air tersebut, biasanya di filter (di saring) lagi agar air jernih dan menghasilkan garam yang baik pula. Setelah melalui proses penyaringan air tersebut, olahan garam di proses lagi dengan direbus menggunakan bara api sekitar 3 – 4 jam bahkan lebih. Setelah proses yang cukup panjang itu jadilah Garam Rebus. Perbedaan hasil  garam rebus dan hasil garam dengan proses pembuatan garam mengunakan teknik penguapan panas matahari adalah jika garam rebus hasilnya lebih halus sedangkan garam yang di produksi menggunakan panas matahari akan lebih kasar (Kristal Garam).

 

Sumber: https://dhamadharma.wordpress.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *